Penyakit Difteri dan pengobatannya dengan herbal

| February 12, 2016 | 0 Comments

difteriDifteri adalah penyakit akibat terjangkit bakteri yang bersumber dari Corynebacterium diphtheriae. Penyakit difteri adalah penyakit menular mematikan yang menyerang saluran pernafasan bagian atas (tonsil, faring dan hidung) dan kadang pada selaput lendir dan kulit. Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang. Orang yang selamat dari penyakit ini menderita kelumpuhan otot-otot tertentu dan kerusakan permanen pada jantung dan ginjal. Anak-anak yang berumur satu sampai sepuluh tahun sangat peka terhadap penyakit ini. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.

Gejala Penyakit Difteri :

Gejala-gejala yang mengindikasikan penyakit ini meliputi:

  • Terbentuknya membran abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.
  • Demam dan menggigil.
  • Sakit tenggorokan dan suara serak.
  • Sulit bernapas atau napas yang cepat.
  • Pembengkakan kelenjar limfa pada leher.
  • Lemas dan lelah.
  • Hidung beringus. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang berdarah.
  • Difteri juga terkadang dapat menyerang kulit dan menyebabkan bisul. Bisul-bisul tersebut akan sembuh dalam beberapa bulan, tapi biasanya akan meninggalkan bekas pada kulit.

Penularan Penyakit Difteri

Penyebaran bakteri difteri dapat terjadi dengan mudah dan yang utama adalah melalui udara saat seorang penderita bersin atau batuk. Selain itu, ada beberapa metode penularan lain yang perlu diwaspadai. Antara lain melalui:

  • Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, misalnya mainan atau handuk.
  • Sentuhan langsung pada bisul akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga.
  • Kontak langsung dengan hewan-hewan yang sudah terinfeksi, misalnya sapi.
  • Meminum susu yang belum melalui proses pasteurisasi atau sterilisasi.
  • Makanan yang terbuat dari susu yang belum melalui proses pasteurisasi atau sterilisasi.

Pencegahan Penyakit Difteri

Langkah pencegahan paling efektif untuk penyakit ini adalah dengan vaksin atau imunisasi. selain itu ada beberapa cara agar kita tidak tertular penyakit difteri ini. Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan.

  • Hindari untuk kontak secara langsung dengan penderita difteri
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan seperti cuci tangan, sanitasi yang baik, membersihkan bagian rumah dan halaman, dan lain-lain
  • Menjaga kondisi tubuh tetap prima agar tidak mudah terserang penyakit seperti makan makanan bergizi dan berolaharaga yang rutin Bila perlu pakailah masker kesehatan
  • Tidak batuk dan bersin di sembarang tempat. Etika bersin dan batuk yang benar adalah dengan menutupi menggunakan tissue, atau jika tidak ada tissue maka bisa menggunakan lengan.

Pengobatan Penyakit Difteri dengan herbal

Untuk mengobati penyakit difteri ini selain dengan obat dari dokter, kita sebenarnya juga bisa menggunakan ramuan herbal. Ada beberapa ramuan yang sangat baik dan bisa menyembuhkan penyakit difteri. Berikut beberapa ramuan tersebut.

Ramuan herbal untuk mengobati difteri

Ramuan 1jeruk nipis

Bahan :

  • Buah jeruk nipis tua 2 buah
  • Air panas 1 gelas
  • Madu 1 sendok makan

Cara membuat ramuan :

  • Peras jeruk nipis lalu seduk airnya dengan air panas dan madu

Aturan pemakaian :

  • Saat suam-suam kuku, gunakan ramuan untuk berkumur-kumur selama 3 menit lalu diminum
  • Lakukan 3 kali sehari masing-masing 2 sendok makan

Ramuan 2

Bahan :

  • Isi buah pinang 1 butir
  • Air panas 1/2 gelas
  • Madu 1 sendok makan

Cara membuat ramuan :

  • Isi buah pinang ditumbuk halus lalu diseduh dengan air panas dan madu

Aturan pemakaian :

  • Saat suam-suam kuku, gunakan ramuan untuk berkumur-kumur selama 3 menit lalu diminum
  • Lakukan 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan

Ramuan 3pepaya

Bahan :

  • Getah pepaya 15 tetes
  • Air panas 1 sendok makan

Cara membuat ramuan :

  • Seduh getah pepaya dengan air panas

Aturan pemakaian :

  • Gunakan ramuan ini untuk berkumur-kumur dalam mulut dan tenggorokan 3 kali sehari masing-masing 2-3 menit

Ramuan 4daun bidara

Bahan :

  • Umbi bidara upas segar 60 gr

Cara membuat ramuan :

  • Umbi bidara dicuci bersih lalu diparut
  • Peras hasil parutan hingga menghasilkan 100 cc air

Aturan pemakaian :

  • Gunakan air ramuan untuk berkumur-kumur 2-3 menit lalu diminum

Ramuan 5

Bahan :

  • Daun bandotan segar 30-60 gr
  • Gula batu secukupnya

Cara membuat ramuan :

  • Daun bandotan dicuci bersih lalu ditumbuk halus
  • Peras hasil tumbukan dan tambahkan gula batu dalam air perasan

Aturan pemakaian :

  • Minum air ramuan 3 kali sehari dengan dosis yang sama
  • Dilarang bagi ibu hamil

Ramuan 6jahe

Bahan :

  • Jahe 1 jari
  • Bawang merah 3 butir
  • Daun salam 5 lembar
  • Kayu jati 1 jari
  • Mesoyi 1 jari
  • Adas 1 sendok teh
  • Pulosari 1 jari
  • Ganti 1 jari
  • Jintan hitam 1 sendok teh
  • Gula aren 3 jari
  • Air garam 1 gelas

Cara membuat ramuan :

  • Semua bahan dicuci lalu ditumbuk halus
  • Tambahkan air garam lalu diperas dan disaring

Aturan pemakaian :

  • Minum aramuan dan gunakan ampasnya untuk menggososk dada, leher, dan punggung
  • Lakukan 1 kali sehari pada malam hari

Tags:

Category: Jenis Penyakit dan Pengobatannya

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *